Obat Kanker Payudara

Diposkan oleh Aisyah Afiqah on Kamis, 17 November 2016

Obat Tradisional Kanker Payudara

Obat Tradisional Kanker Payudara - Pada umumnya, semakin ua umur kita, semakin kaya resiko terserang kanker payudara. Hanya sekitar 5persen penderita kanker payudara yang berusia di bawah 40 tahun. Tapi, semakin muda umur kita, kanker payudara cenderung semakin patal. Sesangatnya tersebut ialah faktor penyebab kematian tertinggi dampak kanker di perempuan antara umur 15-54 tahun.

Obat Tradisional Kanker Payudara
Resiko seumur hidup “1 dari 9” buat terserang kanker payudara telah cukup menakutkan. Bagaimanapun, statistik mencakup orang yang berusia 90 an & 30 an. Menurut National Cancer Institute, resiko kanker payudara untuk perempuan di bawah umur 35 thn ialah 1 dari 622 orang. Resiko tersebut meningkat menjadi 1 dari 93 orang yang berusia 45 thn & 1 dari 33 orang yang berusia 55 tahun. di umur 65 tahun, resiko kanker payudara tersebut bakal naik menjadi 1 dari 17 orang.
Semua kanker payudara sama-sama mempunyai cacat di DNA atau kode genteis yang umumnya mengatur proses pembelahan sel. di kanker, terjadi salah satu dari tiga perkara berikut :
– Percepatan pertumbuhan sel
– Tak terjadi pengendalian mekanisme buat memperlambat kanker payudara
– Mekanisme perbaikan DNA tak bekerja
Setiap hari, beribu-ribu kali tubuh yang sehat mengobati gangguan mirip kanker. Mungkin kanker bermula ketiak proses penguraian teratur yang norla tak diperbaiki oleh tubuh kita. Kanker tak terjadi dampak satu peristiwa saja, melainkan berkembang dalam proses yang dapat memakan waktu dua dekade atau lebih. Resiko kanker meningkat seiring pajanan teratur bakal karsinogen selama bertahun-tahun.
Ada tiga tahapan utama dalam perkembangan kanker :
1. Inisiasi : Agen faktor penyebab kanker merusak materi genetis sebuah sel
2. Promosi : sel-sel yang rusak terpajan di bahan kimi ayang mempercepat proses pembelahan sel. Dibutuhkan pajanan jangka panjang di “pemicu-pmicu” tersebut supaya kanker bisa berkembang. Paktor jat giji (zat giji) diperkirakan berkontribusi terbesar di kanker di tahap ini.
3. Progresi : Sel-sel menjadi sungguh ganas & bisa  bermetatasis (menyebar) menuju bagian-bagian tubuh yang lain.
Kita tahu bahwa pembentukan benjolan kanker merupakan proses panjang yang mencakup rangkaian peristiwa biologis dari sel-sel payudara normal hingga menjadi benjolan kanker. Tapi, anda belum tahu kapan inisiasi kanker payudara terjadi & mengapa.
Dibutuhkan 1 milliar sel kanker buat membntuk tumor ukuran 1cm. Para penilit yakin bahwa kanker bisa tumbuh selama 8 thn sebelum terdeteksi oleh sinar KS. Sebagian peneliti percaya bahwa setaknya 50persen kasus kanker payudara bisa “dijelaskan” oleh paktor resiko yang sudah diketahui atau diduga, termasuk hal-hal yang bisa diubah (apa yang kita makan, berat badan berlebih, tak berolahraga dengan cara teratur, & makan alkohol).
Sel-sel tumor payudara seiring berjalannywa waktu bisa masuk menuju peredaran darah & system getah bening dan mulai tumbuh di organ-organ lain (biasanya hati, paru-paru, atau tulang).
Sekitar 5persen perempuan dengan kanker payudara mengalaminya sebab paktor keturunan. Para perempuan tersebut biasnaya mulai mengalami perkembangan kanker payudara sebelum menopause & jugaya beberapa anggota keluarga yang mengidap penyakit serupa. Salah satu tips buat mendeteksi resiko penyakit keturunan tersebut ialah dengan menghitung mutasi di dua gen tertentu (BRCA 1 & BRCA 2). namun tes gentika yang kontrovensi tersebut hanya bisa mengatakan apakah kita berkesempatan besar buat terserang kanker payudara lebih besar. Tes tersebut tak bisa memastikan kalau kita tak bakal pernah terserang, mengingat sebagian besar kasus kanker payudara di perempuan tak diakibatkan oleh paktor keturunan.

Obat Tradisional Kanker Payudara

Obat Tradisional Kanker Payudara Obat Tradisional Kanker Payudara Obat Tradisional Kanker Payudara Obat Tradisional Kanker Payudara Obat Tradisional Kanker Payudara Obat Tradisional Kanker Payudara Obat Tradisional Kanker Payudara 

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar